Dalam menyusun rencana membuat usaha atau produk bisa dikatan rumit atau sulit. Karena ketika Anda dapat menentukan bisnis atau proyek yang akan dioperasikan atau dijual di pasar, kadang-kadang muncul rasakebingungan tentang target pasar yang ingin dituju atau tujuan bisnisnya. Sebelum Anda membawa produk ke pasar atau memulai bisnis, Anda harus terlebih dahulu memahami kelebihan, kekurangan, peluang, dan ancaman yang memengaruhi pemasaran produk atau bisnis yang akan Anda dijalankan. Untuk dapat memahami hal tersebut, Anda perlu melakukan analisis SWOT pada usaha yang ingin Anda jalankan.

sumber: pexels.com/ Artem Beliaikin

SWOT merupakan singkatan dari Strenght (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunities (peluang) dan Threats (ancaman). Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa SWOT adalah metode atau strategi untuk mengetahui kelebihan, kekurangan, peluang dan ancaman dalam proyek. Fitur ini biasanya digunakan atau diterapkan ketika melakukan bisnis atau bisnis, pendidikan, proyek atau bahkan diri Anda sendiri. Berdasarkan penjelasan diatas, bisa didimpulkan kalau Analisis SWOT adalah teknik perencanaan strategis yang berguna yang dapat digunakan untuk menilai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman proyek dalam rencana yang sedang berlangsung dan rencana baru. Analisis SWOT pertama kali diusulkan oleh Albert S Humphrey pada tahun 1960. Penelitian ini dilakukan dalam proyek penelitian yang dipimpin oleh Stanford Research Institute, yang menggunakan data dari perusahaan-perusahaan Fortune 500.

Tujuan dan Manfaat Analisis SWOT

sumber : pexels.com/ Jopwell

Tujuan dari analisis SWOT adalah untuk mencari aspek penting dari kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam perusahaan atau organisasi. Melalui keempat aspek ini, diharapkan bahwa masa depan akan dapat memaksimalkan keuntungan, meminimalkan kelemahan, mengurangi ancaman dan menciptakan peluang. Sedangkan manfaat dari menggunakan metode analisi SWOT pasa usaha sebagai Strategi untuk menentukan masa depan keberlanjutan bisnis. Bagaimana perusahaan menerapkan strategi misinya untuk mencapai tujuan (visi) perusahaan. Stakeholder juga dapat menggunakannya untuk menentukan status faktor internal dan eksternal. Melakukan analisa SWOT pada usaha juga dapat membantu menentukan prioritas mana yang harus diprioritaskan perusahaan, terlepas dari apakah prioritas ini internal atau eksternal. Tanpa informasi ini, Anda tidak akan tahu seberapa besar potensi pasar, manfaat dan peluang pasar dapat digunakan, dan tingkat persaingan pasar yang tinggi dalam produk atau bisnis. Karena itu, analisis produk atau bisnis (organisasi) sangat penting sebelum menawarkan produk dan mengoperasikan bisnis.

Baca Juga  Riset Pasar dalam Menjalankan Bisnis

Cara Membuat Analisis SWOT pada Peluang Usaha

sumber : pexels.com/ Artem Beliaikin

Anda dapat melakukan analisis SWOT dasar bersama anggota lain dari usaha yang Anda buat atau diri sendiri (jika Anda membuka usaha sendiri) pada pertemuan untuk mengemukakan pendapat. Untuk memulai analisis SWOT dasar, buat empat kotak atau empat daftar untuk setiap komponen SWOT: Strengths, Weakness, Opportunities, dan juga Threats.

  1. Strengths, bertujuan untuk mengetahui kelebihan usaha Anda

Analisis SWOT yang pertama adalah untuk mengidentifikasi kelebihan produk Anda dibandingkan dengan pesaing. Anda dapat menemukan keunggulan produk usaha Anda sendiri. Penting untuk menemukan keuntungan yang dapat meningkatkan kapasitas penjualan produk usaha Anda dibandingkan dengan produk pesaing

  1. Weakness, bertujuan untuk mencari dan memperbaiki kelemahan usaha Anda

sumber : pexels.com/ Jopwell

Berlawanan dengan Strengths, Weakness adalah langkah dalam menemukan kelemahan usaha. Anda dapat mendiskusikan dengan tim usaha Anda untuk dapat menemukan kelemahan produk atau usaha Anda. Jika Anda masih mengalami masalah, silakan lakukan riset untuk memahami dari sudut pandang orang lain. Dengan menemukan semua kelamahan dari usaha Anda, akan memudahkan untuk menemukan solusi penyelesaikan untuk memperbaiki setiap poin yang menjadi kelemahan usaha Anda.

  1. Opportunities, untuk mencari peluang usaha yang baru

Dengan menggunakan dua hasil analisis sebelumnya, peluang usahayang baru akan ditemukan untuk memberikan banyak pilihan dalam pembuatan rencvana usaha kedepannya. Anda dapat mencoba mencari peluang baru dari produk yang diproduksi sebelumnya.

  1. Threats, bertujuan utnuk mencvari faktor yang dapat menjadi ancaman untuk usaha Anda

sumber : pexels.com/ Savio yu

Selain menemukan kelebihan, kelemahan, dan peluang baru dalam usaha, ancaman juga merupakan faktor yang harus Anda antisipasi. Dengan analisis SWOT ini, Anda akan dapat menghadapi ancaman apa pun ketika memulai bisnis dan mempersiapkan strategi yang tepat untuk memenangkan persaingan bisnis.

Baca Juga  Cara Melakukan Riset Pasar yang Baik

Setelah Anda membuat daftar dari keempat komponen tersebut, buatlah tabel Matriks SWOT untuk memberikan kemudahan dalam mewujudkan tujuan sari usaha yang Anda buat. Dalam matriks SWOT terdapat 2 kolom yang berisikan faktor eksternal (Opportunities dan Threats) serta 2 baris yang berisi tentang faktor Internal (Strengths dan Weakness) tujuan dari pembuatan matrisk SWOT tersebut untuk menemukan hubungan antara 4 komponen SWOT yang ada.

  1. Pada tabel (SO) Strengths – Opportunities, akan dihasilkan strategi untuk meningkatkan peluang usaha dengan memanfaatkan kelebihan yang dimiliki oleh usaha Anda.
  2. Pada tabel (WO) Weakness – Opportunities, dapat memberikan strategi untuk memperbaiki kelemahan yang ada pada usaha Anda dengan tujuan meningkatkan peluang usaha.
  3. Pada tabel (ST) Strengths – Threats, dapat menghasilkan strategi dengan cara memaksimalkan kelebihan yang dimiliki usaha Anda untuk meminimalisis adanya ancaman yang akan datang.
  4. Pada tabel (WT) Weakness – Threats, dibuat strategi untuk memperbaiki kelemahan yang ada serta untuk menghindari ancaman yang akan datang.

Dalam melakukan analisis SWOT, pastikan Anda objektif dalam menilai setiap komponen yang diperlukan untuk analisis SWOT. Dan hal yang perlu Anda ingat adalah analisis SWOT ini hanya dapat membantu menganalisis situasi yang dihadapi oleh perusahaan atau organisasi. Selain itu, metode ini tidak dapat memberikan jawaban yang jelas untuk solusi untuk setiap masalah yang dihadapinya, tetapi setidaknya itu akan menguraikan masalah yang ada dengan memecahnya menjadi bagian-bagian kecil yang tampak lebih sederhana.

Live Chat
Send via WhatsApp