Bagi mahasiswa, skripsi dan tesis adalah tugas yang cukup berat. Hal ini dikarenakan mereka harus menghubungan antara teori yang selama ini dipelajari dengan kondisi sebenarnya. Mulai dari menyiapkan beberapa judul yang nantinya dibahas. Berlanjut pada latar belakang masalah yang lebih spesifik dan poin pendukung lain yang harus dipikirkan dengan baik.

Selama proses pengerjaan, mahasiswa dibimbing oleh dosen. Konsultasi ini akan berjalan dari proses awal penentuan judul sampai menjelang ujian sidang skripsi. Sayangnya, dalam pelaksaannya tidak sedikit yang mengeluhkan deadline, penelitian yang tidak kunjung membuahkan hasil, ketidak sesuaian data, hingga topik yang dirasa cukup sulit.
Kini tidak perlu risau karena selain dosen ahli yang bersangkutan, konsultasi juga bisa dilakukan dengan penyedia jasa konsultan skripsi. Mereka menyediakan tawaran menarik kepada mahasiswa yang ingin menyelesaikan tugas akhir tepat waktu. Jelas, ini sangat membantu untuk menguraikan kendala-kendala dalam proses penyusunan materi.
Kualitas skripsi ditentukan oleh banyak faktor, mulai rujukan hingga detail pembahasan. Hal inilah yang kemudian menuntut mahasiswa membutuhkan pihak lain. Berikut adalah beberapa poin yang harus diperhatikan.

Penentuan Judul

Hal utama yang perlu dipersiapkan adalah judul skripsi. Jelas, dalam penentuannya harus dipastikan bahwa ide sesuai dengan topik dari keseluruhan. Tahap awal ini yang nantinya akan mempermudah Anda untuk menerangkan kepada konsultan mengenai latar belakang yang akan ditulis.

Perbanyak Referensi

Untuk mahasiswa yang tidak suka membaca, namun tetap ingin lulus kuliah tepat waktu, mulai budayakan membaca. Point kedua yang juga tidak kalah penting adalah perbanyak rujukan teori. Proses ini akan sangat membantu memperkuat argumen dan mempercepat dalam penulisan skripsi. Seperti, analisis, pembahasan, latar belakang, dan penentuan kerangka teori.

Siapkan Pertanyaan

Sebelum berkonsultasi ada baiknya jika menuliskan semua pertanyaan mengenai topik kepada konsultan skripsi. Hal itu dilakukan untuk menghemat waktu dan tenaga. Tahapan ini berguna untuk memperlancar proses penulisan ke bagian berikutnya. Setelah itu, mahasiswa wajib memastikan pemahaman atas jawaban dari pembimbing. Bahkan kalau perlu catat atau rekam semua jawaban agar tidak lupa.

Dalam penyusunan skripsi diharuskan mampu mendeskripsikan kejadian di lapangan dengan obyektif. Selaras atau tidaknya gambaran akan mendapat sorotan dari pembimbing. Jadi, sebenarnya pekerjaan disini bukan hanya sekadar seberapa cepat menyelesaikan tugas. Melainkan, seberapa berkualitas karya ilmiah tersebut.

Live Chat
Send via WhatsApp