Dalam aktivitas jual beli, proses penjualan adalah hal mutlak yang harus dikelola dengan baik. Perputaran roda finansial bisnis akan bertumpu pada tingkat penjualan jika produk yang Anda tawarkan masuk ke dalam sektor jual beli.

“Bagaimana cara menarik perhatian konsumen untuk datang membeli? Bagaimana proses penjualan yang benar?”

Pertanyaan seperti itu memanglah tepat untuk diutarakan dalam proses jual beli. Besarnya perhatian kepada para konsumen akan sangat berpengaruh pada besarnya tingkat penjualan. Semakin banyak konsumen yang datang, akan semakin tinggi tingkat penjualan. Dan semakin tinggi tingkat penjualan, maka akan semakin tinggi pula laba yang didapatkan.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa konsumen sangat mempengaruhi tingkat keuntungan perusahaan. Lalu, apa yang harus dilakukan untuk menarik banyak pelanggan? Yuk, baca artikel ini lebih lanjut untuk mengetahuinya!

Pada umumnya, para konsumen yang datang pada outlet Anda ada banyak macamnya dimana antara yang satu tak sama dengan yang lainnya. Biasanya para pegawai Anda akan bertemu banyak sifat dan karakter pembeli. Dan mereka dituntut mampu untuk berhadapan pada setiap konsumen tersebut.

Berikut ini akan dijelaskan beberapa jenis perilaku konsumen yang wajib Anda ketahui.

  1. Konsumen rasional, yakni tipe konsumen yang belanja dengan mengedepankan logikanya dimana biasanya mereka hanya akan berbelanja sesuai dengan tingkat kebutuhannya. Selain itu, konsumen ini juga akan mempertimbangkan kegunaan dari barang tersebut, sehingga dicocokkan pula dengan budget yang dimiliki.
  2. Konsumen irasional, yakni tipe konsumen yang sangat mudah dipengaruhi, baik dengan rayuan potongan harga atau strategi lainnya, tanpa memikirkan seberapa butuh ia akan barang tersebut. Konsumen ini akan lebih mengedepankan popularitas dan gengsi. Oleh sebab itu, tipe konsumen ini akan lebih cepat untuk dibujuk.
Baca Juga  3 Alasan Pentingnya Jasa Studi Kelayakan Bisnis

Selain dua point di atas, Anda juga wajib mengumpulkan banyak informasi dari para pelanggan agar mampu mendongkrak penjualan. Beberapa informasi tersebut bisa Anda dapatkan setelah Anda memerhatikan semua point di bawah ini, ya!

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku para konsumen sehingga terbagi menjadi 2 jenis, konsumen rasional dan konsumen irasional. Berikut faktor yang memengaruhi perilaku tersebut.

  • Motivasi : Ada satu tujuan yang sangat memengaruhi seseorang dalam melakukan aktivitas jual beli. Terutama untuk para konsumen, ada tujuan yang ingin dicapai dalam melakukan pembelian barang. Sikap ini akan mendorong Anda menjadi perlaku konsumen yang seperti bagaimana; rasional ‘kah atau irasional?
  • Ekonomi : Keuangan jelas menjadi pembeda dan sangat memengaruhi masing-masing konsumen dalam melakukan pembelian.
  • Pengetahuan : Informasi yang didapatkan akan berpengaruh pada pengetahuan mengenai suatu produk, sehingga masyarakat akan menentukan pilihan dalam berbelanja suatu produk
  • Gaya Hidup : Hal nyata yang dapat ditemui adalah adanya perbedaan gaya hidup. Pada kelas elite tentu saja gaya hidupnya akan semakin tinggi dibandingkan orang yang hidupnya sesuai kemampuan. Meskipun ada beebrapa orang yang memaksakan gaya hidupnya meski tak sesuai kemampuan. Semua hal tersebut sangat memengaruhi faktor perilaku konsumen.
  • Demografi : Pola hidup masyarakat sangat dipengaruhi oleh demografi, sehingga perilaku konsumen pun akan mengikuti pola tersebut.

Semua informasi yang telah dibahas sebelumnya sangat berpengaruh pada proses survey kepuasan pelanggan. Jika ingin melakukan seurvey, setidaknya harus ada beberapa pertimbangan termasuk mengangkat beberapa faktor tersebut di atas.

Lalu, bagaimana proses survey dilakukan?

Dalam skala kecil, Anda bisa melakukan survey pada outlet yang Anda buka tentu saja. Mulailah lebih dahulu mengetahui hal-hal yang berkenaan dengan produk Anda tersebut.

Baca Juga  Jasa Pembuatan SOP (Standar Operasional Prosedur)

Apa saja yang harus disiapkan untuk melakukan survey?

  1. Petugas survey : pilih karyawan yang setidaknya mengerti tentang analisa dan paham dengan para pelanggan
  2. Koordinator Perusahaan : di samping ada petugas survei, seharusnya ada yang mendampingi untuk mengkoordinir sang petugas untuk membantu melancarkan proses tersebut.
  3. Siapkan materi surveiy : point terpenting ialah isi dari materi itu sendiri. Pertimbangan seperti apa sasarannya dan lain sebagainya harus dipikirkan matang-matang agar proses survei tidak sia-sia.
  4. Siapkan data pelanggan : selain materi survei untuk para responden, data pelanggan juga harus disiapkan sebab Anda bisa menyaring dan membagi mereka menjadi beberapa kelompok sebagai responden nantinya.

Selain dari keempat point di atas, ada cara lain yang juga bisa Anda lakukan untuk melakukan survei kepuasan pelanggan.Jika pada 4 point di atas survei dilakukan dalam bentuk wawancara, maka di bawah ini ada beberapa bentuk lainnya untuk melakukan survei pelanggan, yakni :

  1. Membuat Kuisioner : Anda bisa mengajukan beberapa pertanyaan yang dikira cukup penting untuk point kepuasaan para pelanggan Anda, dan menjadikan mereka sebagai koresponden dalam survei penelitian. Kuisioner dapat dibagikan kepada setiap pelanggan yang datang.
  2. Survei secara Online : Ada banyak cara yang dilakukan dalam sistem berbasis online, mulai dari yang gratis memanfaatkan google documen hingga berbayar untuk web ataupun aplikasi. Dimana tujuan kesemuanya adalah menjangkau para pelanggan Anda meski dalam jarak yang cukup jauh. Hal ini lebih efektif, apalagi jika dibantu dengan beberapa data para pelanggan yang ada. Anda bisa memprioritaskan pelanggan aktif, tanpa mengabaikan pelanggan baru dan pasif.

 

Yuk, rapikan informasi para pelanggan! Survey Kepuasan Para Pelanggan dan Raub Keuntungan Melimpah!

Survei

 

 

Live Chat
Send via WhatsApp