Secara harfiah, pasar dapat diartikan menjadi tempat bertemunya para penjual dan pembeli, dimana sang penjual menduduki beberapa posisi seperti distributor, supplier, atau tangan pertama hasil produksi barang pun jasa itu sendiri. Sedangkan pembeli menduduki posisi paling atas yang berperan dalam pasar, hingga acapkali dijuluki sebagai raja. “Pembeli adalah raja”

Sebagai seorang pebisnis atau pengusaha, mengetahui potensi pasar ialah hal yang mutlak yang harus dikuasai. Tak hanya berdampak pada keuntungan semata, pun akan berpengaruh signifikan terhadap berlangsungnya kehidupan bisnis.

Sebelum merealisasikan bisnis ke pasar, biasanya akan dilakukan terlebih dahulu mengenai studi kelayakan bisnis untuk meminimalisir kerugian. Selain itu, studi kelayakan juga bisa dijadikan pedoman atau acuan dalam menjalankan bisnisnya karena di dalamnya terdapat banyak informasi. Informasi tersebut salah satunya ialan tentang strategi pasar dan pemasaran.

Ingin meduduki peringkat utama pada pasar, lakukan analisa potensi pasar seperti di bawah ini, ya!

Pendekatan Permintaan

Permintaan produk di pasaran dinilai sangatlah penting untuk mengetahui pangsa pasar. Melalui pendekatan permintaan, maka Anda bisa mengetahui beberapa hal seperti di bawah ini:

  • Mengetahui kebutuhan manusia apakah belum dapat terpenuhi atau sudah atau bisa juga sudah terpenuhi tapi hasilnya tidak memuaskan
  • Mengetahui peluang usaha yang bagus untuk merintis bisnis sesuai dengan selera konsumen
  • Bisa mengestimasikan total kebutuhan, jumlah konsumen dan target pasar

Pendekatan Penawaran

Permintaan akan selaras dengan penawaran, jika tidak akan terjadi menghancurkan surplus hingga berdampak inflasi. Nah, Anda bisa melakukan pendekatan penawaran untuk melakukan analisa pasar juga, ya. Berikut dijelaskan beberapa point yang bisa Anda dapatkan jika melakukan pendekatan penawaran.

  • Memprediksi kemampuan diri atau perusahaan dalam memproduksi suatu barang
  • Memprediksi kemampuan diri atau perusahaan dalam melakukan pelayanan terbaik nantinya
  • Mengetahui tren yang berlaku di masyarakat
  • Mengetahui daya beli masyarakat
  • Memastikan kualitas produk Anda dengan yang jenis produk sejenis
  • Mengetahui kelebihan dan kekuragan dari bisnis Anda jika dibandingkan dengan produk sejenis
  • Mengetahui tingkat pesaing lainnya

Knows Consumen Need

Setelah melakukan pendekatan permintaan dan penawaran, Anda akan mengetahui kebutuhan konsumen secara tidak langsung. Namun, sekadar tahu saja tidak cukup. Anda harus bisa menciptakan produk baru dengan memanfaatkan peluang dari beberapa informasi mengenai apa yang konsumen butuhkan dari pendekatan tersebut.

Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menganalisa potensi pasar untuk mengetahui kebutuhan konsumen, yakni:

  • Amati dan pisahkan, mana yang merupakan kebutuhan utama dan mana yang merupakan kebutuhan musiman, lalu disesuaikan pada saat eksekusi produk Anda tersebut.
  • Memastikan waktu dari konsumen membutuhkan produk tersebut. Ketepatan waktu dalam menawarkan produk sangat berimbas pada tingkat penjualan di pasar.
  • Mampu menyesuaikan produk dengan profesi konsumen. Pastikan jika produk yang Anda tawarkan sesuai dengan pangsa pasar yang telah Anda pilih sebelumnya.

 

Live Chat
Send via WhatsApp