Cara Mendapatkan Responden Penelitian yang Sesuai Kriteria

oleh Admin Jul 05, 2018 Insight

Cara Mendapatkan Responden Penelitian yang Sesuai Kriteria



Mencari responden penelitian sering terlihat mudah ketika targetnya adalah masyarakat umum. Tantangannya mulai muncul ketika penelitian membutuhkan karakteristik responden tertentu.

Misalnya penelitian hanya membutuhkan responden usia 18–25 tahun, mahasiswa di kota tertentu, karyawan dengan pengalaman tertentu, atau konsumen yang pernah menggunakan produk tertentu.

Dalam kondisi seperti ini, jumlah responden saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah apakah responden tersebut sesuai dengan kebutuhan penelitian.

Menentukan Responden Sebelum Menyebarkan Kuesioner

Sebelum kuesioner disebarkan, tentukan terlebih dahulu siapa yang memang menjadi sasaran penelitian.

Beberapa karakteristik yang biasanya digunakan antara lain:

  • Usia
  • Jenis kelamin
  • Domisili
  • Pendidikan
  • Pekerjaan
  • Pendapatan
  • Status atau karakteristik tertentu
  • Pengalaman menggunakan produk atau layanan

Semakin jelas kriterianya, semakin mudah proses pengumpulan data diarahkan kepada responden yang relevan.

Jangan Hanya Mengejar Jumlah Responden

Salah satu kesalahan dalam pengumpulan data adalah menganggap semakin banyak jawaban berarti semakin baik.

Padahal, apabila responden tidak sesuai dengan karakteristik penelitian, tambahan jumlah tersebut belum tentu memberikan manfaat yang diharapkan.

Contohnya, penelitian menargetkan konsumen yang pernah menggunakan suatu layanan, tetapi sebagian besar kuesioner justru diisi oleh orang yang belum pernah menggunakannya.

Jumlah respons mungkin terlihat tinggi, tetapi relevansinya terhadap penelitian menjadi persoalan.

Karena itu, kesesuaian responden dengan kriteria penelitian perlu menjadi perhatian sejak awal.

Bagaimana Mendapatkan Responden Sesuai Target?

Ada beberapa pendekatan yang dapat digunakan.

1. Menentukan kriteria secara spesifik

Jangan hanya menentukan “masyarakat Indonesia”.

Jika penelitian membutuhkan responden tertentu, tentukan karakteristiknya sejak awal agar proses distribusi lebih terarah.

2. Menyesuaikan kanal distribusi

Tempat penyebaran kuesioner perlu disesuaikan dengan karakteristik responden yang dicari.

Target mahasiswa tentu berbeda dengan target pemilik usaha, karyawan, atau konsumen produk tertentu.

3. Menggunakan screening

Untuk penelitian dengan kriteria khusus, screening dapat digunakan untuk mengetahui apakah seseorang sesuai dengan target sebelum datanya digunakan.

4. Memantau respons

Selama proses pengumpulan berlangsung, jumlah dan karakteristik responden perlu dipantau.

Jika satu kelompok sudah terlalu banyak sementara kelompok lain masih kurang, distribusi dapat diarahkan kembali.

Ketika Responden Sulit Ditemukan

Tidak semua penelitian memiliki target yang mudah dijangkau.

Responden dengan kriteria tertentu bisa membutuhkan waktu lebih lama untuk ditemukan. Hal ini terutama terjadi ketika penelitian membutuhkan kombinasi karakteristik yang spesifik.

Misalnya:

Usia tertentu + domisili tertentu + pekerjaan tertentu + pernah menggunakan produk tertentu.

Semakin spesifik targetnya, semakin penting strategi pengumpulan responden yang digunakan.

Dalam kondisi tersebut, peneliti dapat menggunakan layanan penyebaran kuesioner dan penyediaan responden untuk membantu proses pencarian serta distribusi kepada target yang telah ditentukan.

Untuk kebutuhan tersebut, jasa sebar kuesioner dan responden penelitian dapat menjadi salah satu pilihan ketika peneliti membutuhkan bantuan dalam mencapai target responden.

Untuk Penelitian Akademik maupun Riset Bisnis

Kebutuhan responden tidak hanya muncul dalam penelitian mahasiswa.

Perusahaan juga membutuhkan responden untuk berbagai kebutuhan, seperti:

  • Survei kepuasan pelanggan
  • Riset pasar
  • Uji konsep produk
  • Brand research
  • Survei perilaku konsumen
  • Customer research
  • Evaluasi layanan

Perbedaannya terletak pada tujuan dan karakteristik responden yang dibutuhkan.

Karena itu, pendekatan pengumpulan data sebaiknya disesuaikan dengan tujuan penelitian, bukan menggunakan satu metode untuk semua kebutuhan.

Berapa Responden yang Dibutuhkan?

Jumlah responden bergantung pada desain penelitian, populasi, metode yang digunakan, serta kebutuhan analisis.

Tidak ada satu angka yang otomatis berlaku untuk semua penelitian.

Yang perlu diperhatikan bukan hanya berapa banyak responden, tetapi juga apakah jumlah dan karakteristik tersebut sudah sesuai dengan rancangan penelitian.

Jika penelitian memiliki persyaratan metodologis tertentu, penentuan jumlah sampel sebaiknya mengikuti metode penelitian yang digunakan.

Kualitas Pengumpulan Data Dimulai dari Responden yang Tepat

Kuesioner yang bagus tidak akan menghasilkan data yang sesuai apabila diberikan kepada orang yang tidak termasuk target penelitian.

Karena itu, proses pengumpulan data perlu memperhatikan tiga hal:

Target yang jelas → responden yang relevan → distribusi yang terarah.

Dengan pendekatan tersebut, proses penelitian dapat berjalan lebih terstruktur dan peneliti memiliki dasar yang lebih baik ketika masuk ke tahap pengolahan serta analisis data.

Jika Anda membutuhkan bantuan untuk mencapai target responden tertentu, kebutuhan jumlah, kriteria, wilayah, dan waktu pengumpulan dapat dikonsultasikan terlebih dahulu melalui layanan sebar kuesioner Survey Center Indonesia.

Baca Juga