Gen Z Lebih Percaya Influencer atau Review Pelanggan?

oleh Admin Jul 28, 2026 Insight

Gen Z Lebih Percaya Influencer atau Review Pelanggan?


Media sosial telah mengubah cara masyarakat menemukan, membandingkan, dan membeli produk. Jika dahulu iklan televisi atau rekomendasi keluarga menjadi sumber informasi utama, kini keputusan pembelian sering kali dipengaruhi oleh konten yang muncul di TikTok, Instagram, YouTube, maupun marketplace.

Namun muncul pertanyaan menarik. Ketika ingin membeli suatu produk, apakah Generasi Z lebih percaya influencer atau justru review dari pelanggan biasa?

Pertanyaan ini penting karena akan menentukan bagaimana perusahaan mengalokasikan anggaran pemasaran mereka. Apakah lebih efektif bekerja sama dengan influencer, atau justru meningkatkan kualitas produk agar memperoleh ulasan positif dari pelanggan?

Gen Z Tumbuh Bersama Dunia Digital

Berbeda dengan generasi sebelumnya, Gen Z merupakan generasi yang sejak kecil sudah akrab dengan internet dan media sosial.

Mereka terbiasa memperoleh informasi secara cepat, membandingkan banyak pilihan, dan melakukan riset sebelum membeli.

Bahkan untuk produk dengan harga relatif murah sekalipun, banyak Gen Z tetap membaca komentar pelanggan sebelum melakukan transaksi.

Perilaku ini membuat proses pembelian menjadi jauh lebih kritis dibandingkan beberapa tahun lalu.

Influencer Masih Memiliki Pengaruh Besar

Tidak dapat dipungkiri bahwa influencer masih menjadi salah satu media promosi paling efektif.

Melalui konten yang menarik, influencer mampu memperkenalkan produk kepada jutaan pengikut dalam waktu singkat.

Beberapa keunggulan influencer antara lain:

  • Meningkatkan awareness merek.
  • Mempercepat penyebaran informasi produk.
  • Membangun citra dan gaya hidup tertentu.
  • Menjangkau komunitas yang spesifik.
  • Membantu peluncuran produk baru.

Namun pengaruh influencer mulai berubah. Konsumen kini semakin sadar bahwa sebagian besar konten merupakan kerja sama komersial sehingga mereka tidak lagi menerima semua rekomendasi tanpa mempertimbangkan faktor lain.

Review Pelanggan Dinilai Lebih Objektif

Setelah melihat promosi dari influencer, banyak calon pembeli justru mencari ulasan dari pelanggan yang benar-benar telah menggunakan produk tersebut.

Mereka ingin mengetahui pengalaman nyata, seperti:

  • Apakah kualitas produk sesuai dengan iklan?
  • Apakah produk tahan lama?
  • Bagaimana pelayanan setelah pembelian?
  • Apakah pengiriman berjalan baik?
  • Apakah ada kekurangan yang perlu diketahui?

Review yang ditulis oleh pengguna lain sering dianggap lebih jujur karena tidak memiliki kepentingan promosi.

Semakin banyak ulasan positif yang konsisten, semakin tinggi pula tingkat kepercayaan calon pelanggan.

Kepercayaan Menjadi Faktor Penentu

Dalam pemasaran modern, kepercayaan merupakan aset yang sangat berharga.

Influencer dapat membantu menarik perhatian, tetapi keputusan akhir sering kali dipengaruhi oleh bukti sosial (social proof), yaitu pengalaman pelanggan lain yang telah menggunakan produk tersebut.

Hal inilah yang menjelaskan mengapa banyak perusahaan mulai fokus meningkatkan kualitas layanan, bukan hanya memperbesar anggaran promosi.

Marketplace Mengubah Cara Orang Membeli

Hampir seluruh marketplace kini menyediakan sistem penilaian dan ulasan pelanggan.

Bahkan sebelum melihat harga, banyak pembeli terlebih dahulu memperhatikan:

  • Rating toko.
  • Jumlah transaksi.
  • Foto dari pembeli.
  • Komentar pelanggan.
  • Tingkat kepuasan.

Data tersebut membantu konsumen mengurangi risiko ketika membeli produk secara online.

Semakin transparan sebuah toko, semakin tinggi pula peluang terjadinya transaksi.

Strategi Terbaik Adalah Menggabungkan Keduanya

Bagi pelaku usaha, pertanyaan sebenarnya bukan memilih influencer atau review pelanggan, melainkan bagaimana memanfaatkan keduanya secara optimal.

Influencer dapat meningkatkan jangkauan dan memperkenalkan produk kepada audiens baru.

Sementara itu, pengalaman positif pelanggan akan memperkuat kepercayaan dan mendorong keputusan pembelian.

Dengan kata lain:

  • Influencer menciptakan perhatian.
  • Review pelanggan membangun kepercayaan.
  • Produk berkualitas menciptakan loyalitas.

Ketiga elemen tersebut saling melengkapi dalam membangun pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Mengapa Bisnis Perlu Mengetahui Jawaban yang Sebenarnya?

Meskipun banyak asumsi mengenai perilaku Gen Z, preferensi setiap segmen pasar bisa berbeda.

Ada produk yang lebih dipengaruhi oleh influencer, tetapi ada pula kategori yang lebih mengandalkan ulasan pelanggan.

Karena itu, perusahaan perlu melakukan market research untuk memahami faktor apa yang benar-benar memengaruhi keputusan pembelian target pasarnya.

Melalui survei, perusahaan dapat mengetahui:

  • Seberapa besar pengaruh influencer terhadap keputusan membeli.
  • Apakah review pelanggan lebih dipercaya.
  • Platform media sosial yang paling berpengaruh.
  • Faktor utama yang mendorong pembelian pertama.
  • Alasan pelanggan melakukan pembelian ulang.

Data tersebut menjadi dasar dalam menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif dan efisien.

Bagaimana Pendapat Anda?

Ketika ingin membeli suatu produk, mana yang lebih Anda percaya?

  • Rekomendasi influencer?
  • Review pelanggan?
  • Atau pengalaman teman dan keluarga?

Survey Center Indonesia bersama GrapadiNews mengajak Anda berpartisipasi dalam survei mengenai perilaku konsumen Indonesia. Pendapat Anda akan membantu menghasilkan insight yang bermanfaat bagi pelaku bisnis, peneliti, dan pengambil keputusan dalam memahami perubahan perilaku pasar.

Baca Juga