Bisnis akan berjalan dengan baik asalkan segala sesuatunya dipersiapkan dengan baik. Tapi, ternyata hal tersebut tidaklah cukup. Karena, Anda membutuhkan peran eksternal yang bisa menilai, mengidentifikasi dan memberikan solusi terkait bisnis. Oleh karena itu, jasa studi kelayakan bisnis sangatlah penting.

Karena jasa ini memberikan banyak insight terkait bisnis Anda. Minimalnya jasa ini akan memperhatikan SWOT yang terdiri dari Strenght (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunity (peluang) dan Threat (ancaman) dan hal ini dikaitkan dengan aspek-aspek penting dalam kelayakan bisnis.

Salah satu aspek penting yang harus Anda pahami dengan baik adalah aspek pemasaran. Aspek tersebut memiliki peran besar dalam bisnis karena membuat produk dan jasa yang Anda miliki dapat diterima pasar.

Aspek pemasaran yang harus Anda perhatikan dengan seksama adalah siklus produk. Mengapa? Karena setiap produk dan jasa yang ada memiliki siklus hidupnya sendiri. Dengan memahami hal ini Anda bisa melihat berapa lama sebuah produk akan bertahan, kapan harus mengembangkannya dan membuat produk dan jasa baru.

Adapun tahapan siklus hidup produk tersebut antara lain:

1. Pengenalan

Setiap produk dan jasa yang baru pastinya akan melalui tahap ini. Karena dengan adanya marketing memungkinkan Anda untuk mengenalkan produk dan jasa tersebut kepada publik. Pada awalnya Anda akan memberikan edukasi lengkap tentang kegunaan, cara pemakaian, kelebihan dari produk pesaing, fitur dan lain sebagainya.

Tahap awal ini memakan modal yang besar karena dana yang ada kebanyakan dialirkan ke marketing. Karena semakin cepat dan efektif proses pemasaran maka produk Anda akan lebih cepat dikenal masyarakat.

Kemudian, waktu yang dibutuhkan untuk melakukan marketing menjadi lebih singkat dan pada akhirnya Anda bisa menghemat banyak dana.

Baca Juga  Analisa kompetitor pada studi kelayakan

Pada umumnya harga produk pada tahap ini cukup tinggi karena perusahaan ingin menutupi biaya penelitian serta biaya lainnya sebelum produk ini dijual. Namun, sekarang banyak perusahaan yang memberikan promo berupa bonus atau potongan harga.

Cara ini lebih efektif karena masyarakat dapat mengenal produk dan jasa tersebut dalam waktu yang relatif cepat.

2. Pertumbuhan

Pada tahapan ini produk Anda telah dikenal luas sehingga penjualan meningkat drastis. Kemudian, keuntungan yang didapatkan juga meningkat. Sisi buruknya adalah pesaing mulai mempelajari bisnis Anda dan mulai meniru produk yang dimiliki. Karena meniru produk memiliki efek yang relatif lebih cepat daripada membuat produk dan jasa baru.

3. Kedewasaan

Pada bagian ini terdapat banyak pesaing yang bermunculan dengan menawarkan produk dan jasa yang mirip. Ketika ini terjadi, maka kompetisi akan semakin memanas di mana terjadi perang harga besar-besaran dan pemberian promo serta penawaran lainnya. Ketika ini terjadi maka Anda harus memikirkan strategi, desain dan memperbaiki produk serta jasa yang ada.

4. Penurunan

Pada tahap ini tingkat penjualan Anda mulai menurun dan konsumen mulai beralih ke pesaing. Pada tahap ini Anda harus bergerak cepat untuk memunculkan produk dan jasa baru ke pasar.

Siklus hidup produk tersebut tentu berbeda-beda. Namun, Anda bisa melakukan prediksi untuk hal ini. Studi kelayakan bisnis dapat membantu Anda mencapai hal tersebut sehingga bisnis yang dimiliki dapat berjalan dengan baik.

Live Chat
Send via WhatsApp