Segmentasi dan
Positioning, pernahkah Anda mengenal istilah tersebut sebelumnya? Jika Anda berkecimpung dalam dunia ekonomi atau merupakan salah seorang aktivis ekonomi, maka istilah tersebut bukanlah hal yang asing tentu saja. Namun, apabila Anda bukan keduanya, dan tak terlalu
familiar dengan istilah tersebut, maka kali ini akan dibahas secara runtut dan menyeluruh mengenai istilah tersebut.
Untuk mengetahui apa saja survey
Segmentasi dan
Positioning yang umum dilakukan pada dunia usaha, berikut ini beberapa penjelasan yang bisa Anda ketahui:
Pengertian Segmentasi

Segmentasi juga bisa dikatakan sebagai sebuah kepekaan terhadap pasar , dengan demikian perusahaan tidak akan ketinggalan saat ada peluang yang muncul dalam sebuah pasar. Perusahaan juga harus lihai dalam membaca kondisi pasar sehingga dapat dengan mudah mengidentifikasi keuntungan dari segi demografis, geografis, juga psikografis.
Karena itu perusahaan harus melakukan yang namanya survey segmentasi, dimana perusahaan tersebut bisa menentukan segmen pasar seperti contoh dalam sebuah sekelompok orang yang memiliki satu atau lebih dalam kesamaan karakter.
Segmenting bisa dikatakan sebagai sebuah proses mengkategorikan, mengklasifikasikan, juga menggolongkan semua target potensial produk yang akan dipasarkan. Berikut ini contoh alasan mengapa pentingnya sebuah
segmenting, yaitu:
- Memungkinkan bagi sebuah perusahaan untuk lebih fokus dalam mengalokasikan sumber dayanya. Dengan membagi pasar menjadi segmen - segmen, maka perusahaan dapat memberikan gambaran untuk menetapkan segmen mana yang akan dilayani dan dijadikan sebuah target. Dan memudahkan perusahaan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai peta kompetisi dan menentukan posisi pasar bisnis perusahaan kedepannya.
- Segmentasi juga untuk menentukan komponen strategi yang disertai dengan pemilihan target market yang ingin dicapai. Sehingga proses ini dapat memberikan sebagai pedoman dalam penentuan tahap berikutnya.
- Segmentasi juga menjadi satu faktor kunci untuk mengalahkan para pesaing, dengan melihat pasar dari sudut yang unik dan menentukan cara yang berbeda dari yang dilakukan oleh para pesaing.
Selain itu perusahaan juga harus memperhatikan efektivitas segmentasi tersebut karena akan menyangkut pada ketepatan dalam menentukan langkah rumusan pada strategi selanjutnya. Berikut contoh unsur tahapan segmentasi tersebut:
- Demografis, merupakan segmentasi yang dilakukan dengan langkah membagi pasar menjadi kelompok - kelompok sesuai dengan variabel demografis seperti usia, jenis kelamin, jumlah keluarga, pendapatan, ras, pendidikan, pekerjaan, letak geografis.
- Psikografis, adalah sebuah segmentasi yang dilakukan dengan membagi pasar menjadi kelompok - kelompok yang berlainan menurut kelas sosialnya, dari gaya hidup, kepribadian, dan sebagainya.
- Perilaku, yaitu segmentasi yang dilakukan dengan cara membagi konsumen ke dalam segmen berdasarkan bagaimana ia bertingkah laku, perasaan, dan bagaimana cara konsumen menggunakan barang atau situasi penggunaannya, dan loyalitas terhadap merek.
Pengertian Positioning
Positioning merupakan sebuah image atau citra yang terbentuk pada penilaian konsumen akan sebuah nama perusahaan.
Positioning juga menyangkut bagaimana sebuah produk dinilai dan dilihat di mata konsumen , apa yang bisa membuat seorang konsumen mengingat produk tersebut dan mampu membedakannya dengan produk yang lainnya.
Sebuah
brand image yang muncul akan menjanjikan bagi konsumen dan lebih tertarik kepada produk yang Anda tawarkan dibanding dengan produk lain.
Positioning tidak hanya membangun sebuah image tetapi juga membangun kepercayaan dari konsumen dengan menanamkan berbagai informasi, identitas juga mengenai produk di dalam benak konsumen sehingga konsumen akan selalu ingat dengan produk yang Anda jual. Karena itu fungsi
positioning sangat berpengaruh bagi keberhasilan dan juga pengembangan perusahaan yang Anda buat.
Untuk itu pentingnya
positioning untuk membangun sebuah image perusahaan kepada pelanggan Anda. Menentukan bagaimana posisi pasar agar bisa menentukan suatu produk dapat dibedakan dari produk pesaingnya. Berikut ini beberapa
positioning yang dapat dilakukan oleh perusahaan jika ingin mendapatkan
brand image yang baik, yaitu:
- Positioning berdasarkan dengan adanya perbedaan sebuah produk
- Positioning berdasarkan adanya atribut produk atau keuntungan dari produk itu sendiri
- Positioning yag berdasarkan pada pengguna produk itu sendiri
- Positioning berdasarkan penggunaan sebuah produk
- Positioning berdasarkan dari para pesaing
- Positioning yang berdasarkan pada kategori sebuah produk
- Positioning berdasarkan pada sebuah asosiasi
- Positioning yang berdasarkan pada masalah yang sering terjadi
Dalam melaksanakan positioning sebuah produk, bisa ditetapkan melalui salah satu dari empat pendekatan seperti berikut:
- Ciri sebuah produk
- Harga dan kualitas produk
- Penggunaan prkodu
- Pengguna produk
Pada penerapannya, bentuk dari implementasi sebuah strategi pemasaran Segmenting dan Positioning bisa dibilang cukup sederhana. Karena menyangkut kepada sebuah perencanaan, tindakan juga bagaimana aplikasi pemasaran produk akan dipasarkan dengan melakukan analisa pada keadaan umum perusahaan baik dalam internal juga eksternal.
Dengan menyusun dan juga menerapkan strategi bisnis yang tepat, maka kesuksesan akan mudah Anda raih di masa depan.