Perbedaan Market Research dan Marketing Research yang Masih Sering Disalahartikan

oleh Admin Jul 09, 2026 Insight

Perbedaan Market Research dan Marketing Research yang Masih Sering Disalahartikan


Istilah market research dan marketing research sering digunakan secara bergantian. Bahkan, tidak sedikit perusahaan yang menganggap keduanya memiliki arti yang sama. Padahal, meskipun saling berkaitan, kedua jenis penelitian tersebut memiliki tujuan, ruang lingkup, dan manfaat yang berbeda.

Memahami perbedaan antara market research dan marketing research sangat penting agar perusahaan dapat memilih metode penelitian yang sesuai dengan kebutuhan bisnis. Kesalahan dalam menentukan jenis penelitian dapat menyebabkan data yang diperoleh kurang relevan sehingga keputusan yang diambil menjadi kurang tepat.


Di era persaingan bisnis yang semakin kompetitif, keputusan yang didasarkan pada data jauh lebih efektif dibandingkan keputusan yang hanya mengandalkan intuisi. Oleh karena itu, perusahaan perlu memahami kapan harus melakukan market research dan kapan memerlukan marketing research.

Apa Itu Market Research?

Market research merupakan penelitian yang berfokus pada kondisi pasar secara keseluruhan.

Tujuan utama market research adalah memahami apakah sebuah pasar memiliki potensi yang cukup besar untuk dimasuki atau dikembangkan.

Melalui jasa riset pasar, perusahaan dapat memperoleh berbagai informasi seperti:

  • ukuran pasar,
  • pertumbuhan industri,
  • karakteristik konsumen,
  • perilaku pembelian,
  • tingkat permintaan,
  • kondisi persaingan,
  • peluang investasi.

Informasi tersebut menjadi dasar dalam menentukan apakah suatu produk atau layanan memiliki peluang untuk berkembang.

Sebagai contoh, sebuah perusahaan ingin membuka bisnis klinik kecantikan di kota tertentu. Sebelum melakukan investasi, perusahaan perlu mengetahui jumlah calon pelanggan, daya beli masyarakat, tingkat persaingan, hingga tren pertumbuhan industri kecantikan di wilayah tersebut. Seluruh informasi tersebut merupakan bagian dari market research.

Apa Itu Marketing Research?

Marketing research memiliki ruang lingkup yang lebih spesifik.

Penelitian ini berfokus pada bagaimana perusahaan dapat meningkatkan efektivitas aktivitas pemasarannya.

Marketing research biasanya digunakan untuk menjawab berbagai pertanyaan seperti:

  • Apakah iklan sudah efektif?
  • Media promosi mana yang menghasilkan penjualan terbesar?
  • Bagaimana persepsi konsumen terhadap merek?
  • Berapa harga yang paling sesuai?
  • Kemasan seperti apa yang paling disukai pelanggan?
  • Apakah pelanggan puas terhadap pelayanan perusahaan?

Dengan kata lain, marketing research lebih banyak membantu perusahaan dalam menyusun strategi pemasaran dibandingkan menganalisis kondisi pasar secara keseluruhan.

Perbedaan Tujuan Penelitian

Perbedaan paling mendasar terletak pada tujuan penelitian.

Market research bertujuan memahami kondisi pasar sebelum perusahaan mengambil keputusan strategis.

Sementara marketing research bertujuan meningkatkan efektivitas aktivitas pemasaran yang sudah berjalan.

Apabila perusahaan ingin mengetahui apakah sebuah bisnis memiliki peluang untuk berkembang, maka market research menjadi pilihan yang tepat.

Namun apabila perusahaan ingin meningkatkan penjualan, mengevaluasi promosi, atau memperbaiki strategi pemasaran, maka marketing research lebih sesuai digunakan.

Perbedaan Ruang Lingkup

Market research memiliki ruang lingkup yang lebih luas.

Penelitian ini membahas berbagai aspek eksternal yang memengaruhi bisnis, seperti:

  • kondisi ekonomi,
  • tren industri,
  • perilaku konsumen,
  • ukuran pasar,
  • kompetitor,
  • peluang investasi.

Sedangkan marketing research lebih berfokus pada aktivitas internal perusahaan yang berkaitan dengan pemasaran.

Misalnya efektivitas iklan, strategi promosi, kepuasan pelanggan, loyalitas konsumen, hingga pengembangan produk.

Metode Pengumpulan Data

Baik market research maupun marketing research sama-sama menggunakan berbagai metode penelitian.

Beberapa metode yang paling umum antara lain:

  • survei,
  • wawancara,
  • observasi,
  • Focus Group Discussion (FGD),
  • analisis data sekunder.

Dalam praktiknya, survei menjadi metode yang paling banyak digunakan karena mampu menjangkau responden dalam jumlah besar dengan biaya yang relatif efisien.

Melalui jasa survey, perusahaan dapat memperoleh data primer langsung dari target konsumennya sehingga hasil penelitian menjadi lebih relevan.

Pentingnya Responden yang Tepat

Keberhasilan penelitian sangat dipengaruhi oleh kualitas responden.

Sebagus apa pun instrumen penelitian yang digunakan, hasilnya tetap akan kurang akurat apabila responden tidak sesuai dengan target pasar.

Sebagai contoh, penelitian mengenai kendaraan listrik premium tentu membutuhkan responden dengan daya beli yang sesuai, bukan responden umum secara acak.

Karena itu, banyak perusahaan memanfaatkan jasa sebar kuesioner agar proses distribusi survei dilakukan kepada responden yang benar-benar memenuhi kriteria penelitian.

Pendekatan ini membantu meningkatkan validitas data sekaligus mempercepat proses pengumpulan informasi.

Kapan Perusahaan Membutuhkan Market Research?

Market research biasanya dilakukan ketika perusahaan akan:

  • memulai bisnis baru,
  • membuka cabang,
  • memasuki wilayah baru,
  • meluncurkan produk baru,
  • melakukan studi kelayakan,
  • mencari peluang investasi.

Pada tahap ini, perusahaan membutuhkan gambaran menyeluruh mengenai kondisi pasar sebelum mengeluarkan investasi dalam jumlah besar.

Kapan Marketing Research Dibutuhkan?

Marketing research lebih sering digunakan ketika bisnis sudah berjalan.

Penelitian ini membantu perusahaan:

  • meningkatkan penjualan,
  • mengevaluasi strategi promosi,
  • mengukur kepuasan pelanggan,
  • memperbaiki kualitas layanan,
  • mengembangkan produk,
  • meningkatkan loyalitas pelanggan.

Dengan informasi tersebut, perusahaan dapat melakukan perbaikan secara berkelanjutan agar mampu bersaing di pasar.

Mengapa Banyak Perusahaan Menggunakan Keduanya?

Dalam praktiknya, perusahaan besar jarang hanya menggunakan satu jenis penelitian.

Sebelum memasuki pasar, mereka melakukan market research untuk mengetahui peluang bisnis.

Setelah bisnis berjalan, mereka melanjutkan dengan marketing research untuk meningkatkan efektivitas strategi pemasaran.

Pendekatan ini membuat keputusan bisnis selalu didasarkan pada data yang akurat, baik sebelum maupun setelah produk dipasarkan.


Market research dan marketing research memiliki fungsi yang berbeda meskipun sama-sama bertujuan membantu perusahaan mengambil keputusan yang lebih tepat. Market research berfokus pada analisis kondisi pasar dan peluang bisnis, sedangkan marketing research lebih menitikberatkan pada efektivitas strategi pemasaran dan perilaku pelanggan.

Agar hasil penelitian benar-benar dapat dipercaya, proses pengumpulan data sebaiknya dilakukan melalui jasa riset pasar yang didukung oleh jasa survey dan jasa sebar kuesioner profesional. Dengan data yang valid dan representatif, perusahaan dapat menyusun strategi bisnis yang lebih akurat, mengurangi risiko investasi, serta meningkatkan daya saing di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis.

Baca Juga