Usage & Attitude (U&A) Study: Memahami Perilaku, Kebiasaan, dan Preferensi Konsumen Sebelum Menentukan Strategi Bisnis

oleh Admin Aug 07, 2026 Market

Usage & Attitude (U&A) Study: Memahami Perilaku, Kebiasaan, dan Preferensi Konsumen Sebelum Menentukan Strategi Bisnis

Salah satu kesalahan terbesar dalam strategi pemasaran adalah menganggap perusahaan telah memahami pelanggannya hanya berdasarkan data penjualan. Padahal, angka penjualan hanya menunjukkan apa yang dibeli, bukan mengapa konsumen membeli, bagaimana mereka menggunakan produk, maupun faktor apa yang memengaruhi keputusan mereka.

Untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif, perusahaan global secara rutin melakukan Usage & Attitude (U&A) Study. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kebiasaan penggunaan produk, motivasi pembelian, persepsi terhadap merek, preferensi konsumen, hingga peluang inovasi yang belum dimanfaatkan.

Melalui jasa market research, perusahaan dapat mengidentifikasi pola perilaku konsumen, mengelompokkan pengguna berdasarkan karakteristik tertentu, serta memahami faktor-faktor yang memengaruhi loyalitas dan keputusan pembelian. Sementara itu, jasa sebar kuesioner membantu memperoleh data primer dari responden yang sesuai dengan target penelitian sehingga hasil analisis lebih akurat dan representatif.

Artikel ini membahas konsep Usage & Attitude Study, framework penelitian yang umum digunakan oleh perusahaan konsultan global, serta bagaimana hasil penelitian dapat diterjemahkan menjadi strategi bisnis yang lebih efektif.


Apa Itu Usage & Attitude (U&A) Study?

Usage & Attitude Study adalah penelitian yang bertujuan memahami bagaimana konsumen menggunakan suatu produk atau layanan serta bagaimana sikap, persepsi, dan preferensi mereka terhadap kategori produk maupun merek tertentu.

Berbeda dengan survei kepuasan pelanggan yang berfokus pada pengalaman setelah pembelian, U&A Study menggali keseluruhan perilaku konsumen mulai dari kebutuhan, kebiasaan penggunaan, alasan memilih produk, hingga kemungkinan berpindah ke merek lain.


Mengapa Usage & Attitude Study Penting?

Perusahaan yang memahami perilaku konsumennya memiliki peluang lebih besar untuk:

  • mengembangkan produk yang lebih relevan;
  • meningkatkan efektivitas komunikasi pemasaran;
  • memperkuat positioning merek;
  • mengidentifikasi peluang inovasi;
  • meningkatkan loyalitas pelanggan;
  • menemukan segmen pasar baru.

Penelitian ini memberikan gambaran yang jauh lebih kaya dibandingkan hanya mengandalkan data transaksi.


Framework Usage & Attitude Study

Tahap 1 – Menentukan Tujuan Penelitian

Penelitian biasanya dimulai dengan menetapkan tujuan, misalnya:

  • memahami perilaku penggunaan produk;
  • mengetahui motivasi pembelian;
  • mengukur loyalitas pelanggan;
  • mengevaluasi persepsi terhadap merek;
  • mengidentifikasi peluang inovasi produk.

Tujuan yang jelas membantu menentukan desain penelitian yang tepat.


Tahap 2 – Mengidentifikasi Target Responden

Melalui jasa market research, perusahaan menentukan kelompok responden yang relevan, seperti:

  • pengguna aktif;
  • mantan pengguna;
  • calon pengguna;
  • pengguna merek kompetitor;
  • pengambil keputusan pembelian.

Pemilihan responden yang tepat sangat menentukan kualitas insight yang diperoleh.


Tahap 3 – Mengumpulkan Data Primer

Melalui jasa sebar kuesioner, perusahaan mengumpulkan informasi mengenai:

  • frekuensi penggunaan;
  • waktu penggunaan;
  • tempat penggunaan;
  • alasan memilih produk;
  • atribut yang paling dihargai;
  • tingkat kepuasan;
  • kemungkinan melakukan pembelian ulang.

Data primer memberikan gambaran nyata mengenai perilaku konsumen.


Tahap 4 – Menganalisis Perilaku dan Sikap Konsumen

Melalui jasa market research, data kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi:

  • pola penggunaan;
  • motivasi utama pembelian;
  • hambatan penggunaan;
  • kebutuhan yang belum terpenuhi;
  • peluang diferensiasi;
  • perubahan perilaku konsumen.

Analisis ini membantu perusahaan memahami faktor yang benar-benar memengaruhi keputusan pelanggan.


Tahap 5 – Menyusun Strategi Bisnis

Insight yang diperoleh diterjemahkan menjadi berbagai strategi, seperti:

  • pengembangan produk baru;
  • penyempurnaan fitur;
  • penyesuaian strategi harga;
  • penyusunan kampanye pemasaran;
  • penguatan layanan pelanggan;
  • reposisi merek.

Dengan demikian, keputusan bisnis tidak lagi didasarkan pada asumsi, tetapi pada perilaku konsumen yang nyata.


Informasi yang Umumnya Digali dalam U&A Study

Beberapa aspek yang umum diteliti meliputi:

  • kebiasaan penggunaan produk;
  • frekuensi pembelian;
  • situasi penggunaan;
  • alasan memilih merek;
  • persepsi terhadap kualitas;
  • sensitivitas harga;
  • tingkat loyalitas;
  • sumber informasi sebelum membeli;
  • faktor yang memengaruhi perpindahan merek.

Data tersebut memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai perjalanan konsumen.


Peran Jasa Market Research

Melalui jasa market research, perusahaan dapat:

  • memahami perilaku pelanggan secara menyeluruh;
  • mengidentifikasi peluang pertumbuhan;
  • mengembangkan segmentasi berbasis perilaku;
  • menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif;
  • memberikan rekomendasi berbasis data.

Pendekatan ini membantu perusahaan membangun strategi yang lebih berorientasi pada pelanggan.


Mengapa Jasa Sebar Kuesioner Menjadi Faktor Kunci?

Usage & Attitude Study membutuhkan data primer dalam jumlah yang cukup dan berasal dari target responden yang sesuai.

Melalui jasa sebar kuesioner, perusahaan memperoleh:

  • responden yang sesuai dengan kriteria penelitian;
  • distribusi survei berdasarkan wilayah atau segmen;
  • screening responden;
  • validasi jawaban;
  • quality control;
  • data yang representatif.

Hal ini memastikan bahwa insight yang dihasilkan benar-benar mencerminkan perilaku pasar.


Studi Kasus

Sebuah perusahaan minuman kesehatan mengalami pertumbuhan penjualan yang stagnan meskipun kategori produknya terus berkembang.

Melalui Usage & Attitude Study, perusahaan menemukan bahwa sebagian besar konsumen hanya mengonsumsi produk tersebut ketika merasa kurang sehat, bukan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

Insight tersebut mendorong perusahaan mengubah strategi komunikasi dengan menekankan manfaat konsumsi rutin sebagai bagian dari pola hidup sehat. Selain itu, perusahaan meluncurkan kemasan yang lebih praktis untuk konsumsi harian.

Dalam beberapa bulan, frekuensi pembelian meningkat karena produk mulai digunakan pada lebih banyak kesempatan.


Best Practice dalam Usage & Attitude Study

Perusahaan yang berhasil memanfaatkan U&A Study umumnya:

  • melakukan penelitian secara berkala;
  • menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif;
  • membandingkan hasil antar segmen pelanggan;
  • mengintegrasikan insight dengan strategi inovasi;
  • memantau perubahan perilaku konsumen dari waktu ke waktu.

Pendekatan ini membantu perusahaan tetap relevan di tengah perubahan preferensi pasar.

Baca Juga